
Meningkatkan performa tenaga mesin diesel, tidak seperti mesin bensin yang harus ganti komponen (tergantung seberapa besar yang diinginkan). Bahkan sampai harus melakukan pengorekan, karena ingin mendongkrak secara signifikan.
Sementara pada diesel hanya melakukan penyetelan dan pembersihan pada komponen. Inilah langkah-langkahnya.
* Kalibrasi ulang pompa injeksi. Fungsinya, mengatur kembali semprotan solar agar mendekati performa yang dimaui. Selain itu, mengatur konsumsi solar yang masuk ke ruang kompresai via nosel.
* Jatah pasokan solar ditambah, optimal 5-10 persen. Sebenarnya, jatah pasokan solar standar setiap mobil berbeda dan sudah ada standarnya.
* Jika sudah ditambah, jangan lupa setel ulang klep agar lebih rapat. Hasilnya, selain pasokan tambah, tenaga pun meningkat. Efeknya, konsumsi sedikit lebih boros, tapi lebih mudah dan cepat dikerjakan.
* Majukan sedikit timing injeksi dan penambahan sinyal elektrik pada pompa bahan bakar guna mengimbangi permintaan solar. Peranti ini juga bisa meringankan kerja pompa injektor dan kurangi gejala angin palsu.
* Ganti filter udara yang punya hambatan lebih rendah. Misal filter open air, meski harus sering membersihkannya agar aliran udara tetap lancar.
Untuk diesel yang sudah berteknologi commonrail, menurut Apin, dari bengkel Amiaw Motor Sport bisa menaikkan turbo, turbin dan intercooler. Atau, bisa dengan pemasanngan piggyback Dastek Unichip. Untuk biaya pemasangan Rp5 jutaan, terdiri dari piggyback berikut kabel plug&play. Penambahan tenaga optimal bisa mencapai 70 HP. sumber: kompas
» Read More...
Awalnya penggunaan Nitrogen pada ban hanya untuk keperluan balap. Nitrogen memiliki molekul yang lebih padat. Oleh karena itu Nitrogen tidak mudah menyusup keluar dibanding udara. Oleh karena itu, jika tidak ada kebocoran, TEKANAN ban berisi Nitrogen lebih awet dibanding udara. Hal ini penting di arena balap karena perbedaan tekanan ban 0,5 PSI saja sangat berpengaruh pada performa saat melibas tikungan.
Karena lebih padat, pengisian dengan Nitrogen jauh lebih cepat dibanding dengan udara sehingga menghemat waktu. Ini penting di sebuah kompetisi balap, karena perbedaan 1/1000 detik saja mampu menentukan sebuah kemenangan.
Di arena balap Formula 1, kita kerap menyaksikan para kru membungkus ban dengan jaket penghangat ban. Tujuannya agar suhu ban sesuai dengan temperatur kerja optimalnya. Ban yang terlalu dingin membuat tapak ban menjadi keras sehingga daya cengkram berkurang.
Sebaliknya jika ban terlalu panas membuat udara dalam ban memuai dan berpotensi meledak. Nitrogen yang memiliki sifat dingin membuat suhu bagian dalam ban relatif lebih rendah meski tapak ban dalam kondisi panas. Alhasil tekanan ban lebih stabil sehingga pembalap lebih mudah 'mengenali' karakter ban tanpa terinfeksi perubahan performa akibat perubahan suhu.
Kandungan air (walaupun berbentuk uap) dalam udara merupakan sesuatu yang buruk jka berada di dalam ban. Ia mampu mengundang terjadinya korosi pada velek besi maupun aluminium. Kandungan air dalam udara juga membuat tekanan ban mudah terpengaruh akibat panas dibanding udara tanpa kandungan air.
Padahal tidak semua kompresor udara yang ada di pinggir jalan dilengkapi filter penyaring uap air.Bahkan pernah ada kasus di mana pemilik kendaraan menemui kondisi ban kendaraannya berisi air. Mungkin benda cair ini masuk saat pemompaan dengan tabung kompresor berisi air akibat proses kondensasi yang berkepanjangan.
Hal ini tak akan terjadi jika kita mengisi ban dengan Nitrogen. Karena saat mengganti pertama kali dengan Nitrogen, bengkel umumnya akan melakukan pengurasan berkali-kali sehingga akan mengurangi kandungan Oksigen yang berpotensi mengundang hadirnya uap air untuk digantikan dengan Nitrogen murni yang bersifat kering sehingga mampu mencegah timbulnya korosi.
Soal performa ban yang dikatakan menjadi lebih empuk oleh sebagian besar penggunanya? Itu hanya sugesti saja dan secara teknis tak ada kaitannya. Karena tekanan 30 PSI, tak peduli ia berisi Nitrogen, Oksigen, bahkan diisi LPG sekalipun akan tetap 30 PSI, alias tak akan menjadi lebih empuk.
Pada dasarnya kita tak akan bisa merasakan perbedaan ban yang diisi oleh udara atau dengan Nitrogen kecuali tekanan udara dalam ban jauh dari yang diijinkan. Jadi jika suatu saat Anda terpaksa mengisi ban Anda dengan angin biasa karena tak tersedianya Nitrogen, lakukan saja. Anda bisa menggantinya lagi jika menemukan bengkel yang menyediakan. Sumber: mediaindonesia
» Read More...

Mobil yang sudah dilengkapi dengan perangkat audio yang berlebihan tentu membutuhkan kelistrikan ekstra. Bila tetap mengandalkan aki standar, maka hal itu membuat suplai tidak prima.
Contoh, sebuah mobil punya aki bawaan 12 volt dengan arus 30 ampere. Ini berarti daya yang dihasilkan adalah 360 watt. Di lain hal, mobil tersebut sudah menggunakan lampu halogen dengan watt besar. Selain itu, power amplifier untuk mendongkrak sistem audio dipasang di kabin. Bila diasumsikan, lampu halogen 260 watt, klakson 140 watt, dan power amplifier 300 watt, maka totalnya adalah 700 watt. Sementara itu, daya yang dipunyai 360 watt. Ini berarti kurang 340 watt. Akibatnya, aki cepat tekor.
Ada 6 syarat agar sistem listrik audio tetap mengalir prima.
• Alternator. Komponen ini harus bisa mengisi aki. Untuk itu, perhatikan kebersihan kabel-kabel. Kalau sudah menggunakan spek untuk SPL, penggantian alternator wajib dilakukan agar sistem bisa digunakan untuk memasok arus listrik besar.
• Aki. Bila dilengkapi sistem audio, hal itu berarti menambah beban listrik, apalagi audionya mengandalkan daya besar. Kalau sebelumnya memakai aki 40 ampere, maka kini gantilah aki itu dengan yang berukuran 60 ampere.
• Kabel aki. Menurut bos Radius Audio, Bandung, Erwin Kosasih, makin besar ukuran kabel aki, maka makin bagus karena makin mudah mengalirkan arus listrik. Lebih penting lagi, kabel positif dan negatif mesti sama.
• Kabel "Ground". Ground di sasis harus diampelas sebelum kabel negatif dipasang. Biasanya, titik terkuat dan terbaik adalah posisi seatbelt. Penambahan kabel ground amat efektif untuk membuat arus listrik stabil. Artinya, dari negatif aki, itu bisa disalurkan ke bodi, mesin, negatif alternator, dan lain-lain.
• "Cap Bank". Peranti ini juga tak kalah bagus perannya untuk mewujudkan arus yang stabil. Melalui komponen yang berfungsi menyimpan arus sementara ini, listrik akan selalu didistribusikan dengan baik. Hitungan untuk cap bank, 1 Farad untuk 1.000 watt. Untuk lebih aman, gunakan spek 2 Farad.
• "Batcap". Kalau ingin arus listrik lebih stabil lagi, bisa pakai batcap Xstatic. Produk ini terdiri dari beberapa tipe, yakni x300, x400, x800, dan x2000. Komponen ini menggabungkan aki dan cap bank. Dengan penampungan besar, arus yang keluar besar, stabil, dan cepat. sumber: kompas
» Read More...

Langkah-langkah penggantian accu (aki) Mobil.
1. Pastikan kunci kontak sudah diposisi "OFF" atau tercabut. Setelah itu, diamkan sejenak untuk memastikan komponen kelistrikan benar-benar mati. Selain itu, agar ECU tidak aktif untuk menghindari hang atau kerusakan pada ECU. Jika kunci kontak masih "ON", masih terdapat arus listrik dan ketika kabel aki dicabut dapat berpotensi menimbulkan percikan api.
2. Untuk amannya, lepaskan kabel negatif dulu, baru setelah itu yang positif. langkah ini, untuk mencegah terjadinya percikan api. Ketika memasang kembali kabel (setelah diganti aki baru), lakukan kebalikannya. Jadi, kabel plus dulu dipasang, baru negatifnya.
3. Saat pemasangan aki baru, usahakan ukuran dan kapasitasnya sama dengan standarnya. Kemudian perhatikan posisi kutubnya. Sepele memang, tapi berpotensi merusak komponen kelistrikan dan ECU, terutama jika salah pasang. "Jika sampai salah pasang, dalam hitungnan detik bisa membuat beberapa komponen kelistrikan jebol dan ECU akan ngeblok," ujar Atek, pentolan gerai alternator di Jl. H.Nawi, Jakarta Selatan.
4. Pada beberapa mobil perlu melakukan reset ECU setelah melakukan penggantian aki. Terutama untuk mobil buatan Eropa. "tandanya ECU perlu direset seperti takometer ngaco, power window dan central lock tak berfungsi dan indikator cek engine akan menyala," papar Akiun, punggawa bengkel Sinar Auto Land di kelapa Gading, Jakarta Utara.
5. Penggantian aki sebisa mungkin dilakukan saat kondisi sudah tidak tertolong. Seperti selnya sudah terbakar atau korslet. Kalau hanya karena arus listrik yang tekor, sebaiknya lakukanlah jumper untuk menghindari ECU hang. Namun ada mobil-mobil tertentu yang bila aki tekor tak boleh dijumper. news from here
» Read More...